Mendapat Wadulan Keluarga Korban Pencabulan, Gus Faiz: Saya Menyayangkan Lambatnya Penanganan Dari Polres Jombang

Foto: Gus Faiz saat menemui keluarga korban pencabulan

Jombang, (Suryamojo.com) – Faizuddin FM, aktifis Jombang yang akrab dipanggil Gus Faiz menilai lambatnya aparat kepolisian untuk melakukan tindakan terhadap kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Dusun Nanggalan, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

“Saya menyayangkan aparat kepolisian yang lambat dalam penanganan kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur yang telah dilaporkan ke Polres Jombang tertanggal 19 Agustus 2020 sekitar pukul 12:00 WIB,” tuturnya.

Jika melihat SP2HP B/363/VIII/RES.1.24/2020/Satreskim di dalam SP2HP dinyatakan laporan saudara tertanggal 19 Agustus 2020 tentang tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak dibawah umur diduga dilakukan oleh K (70), alamat Dusun Nanggalan, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, terhadap korban berinisial HU (7) telah diterima dan sudah meminta VER, namun pelaku sampai saat ini belum ditangkap.

Saya berharap semua masyarakat peduli dengan kasus ini, terutama pihak Pemerintahan Desa, Kecamatan hingga Kabupaten untuk hadir dalam kasus ini dengan menegakkan UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Saya berharap Bupati turun langsung sesuai amanah UU 35 Tahun 2014 pasal 21. Kalau Negara (PEMKAB Jombang) tidak hadir dalam penanganan kasus ini, maka negara juga dapat diduga melakukan pelanggaran HAM karena melakukan pembiaran. Sebab tidak menutup kemungkinan kasus ini banyak terjadi di Jombang, tetapi korban tidak berani melapor karena ancaman dari para pelaku,” tegasnya.

Saya juga berharap kepada aparat kepolisian segera melakukan penanganan. Jangan dianggap kasus ini sepele. Segera lakukan tindakan penahanan kepada pelaku, sehingga korban dan kelurga korban terhindar dari intimidasi atau hal2 yang tidak kita inginkan. Karena saat keluarga korban datang ke posko Sentul mengutarakan ketakutannya pasca laporan ke Polres Jombang. (Yon)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *