Imbas Covid-19, Pengusaha Tahu Terancam Gulung Tikar

Foto: Imam Subkhi saat memberikan arahan kepada karyawan

Jombang, (Suryamojo.com) – Upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang belum menemukan titik terang, membuat sejumlah pengusaha Tahu mulai kewalahan mengatur pengeluaran dan pemasukan.

Seperti yang dirasakan Imam Subkhi, Pengusaha Tahu asal Dusun Murong Santren, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Imam Subkhi yang mendirikan perusahaan Tahu sekitar 10 tahun, dengan mempekerjakan 25 karyawan ini mulai merasakan dampak penurunan produksi akibat Pandemi Covid-19.

Imam Subkhi menuturkan akibat Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan membuatnya harus menurunkan produksi hingga 40%. Salah satunya diakibatkan mahalnya harga bahan pokok pembuatan Tahu, yaitu kedelai dan minyak.

“Jika keadaan ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan perusahaan ini akan gulung tikar dan memberhentikan karyawan,” tegasnya.

Saya berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait untuk turun tangan memberikan bantuan atau solusi terbaik agar perusahaan yang mempekerjakan karyawan lokal ini bisa normal kembali, imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *