Tagih Janji Bupati, Warga Kare Wadul Komisi B DPRD Kabupaten Madiun

Foto: Perwakilan Warga Desa Kare saat ditemui Komisi B DPRD Kabupaten Madiun

Madiun, (Suryamojo.com) – Sembilan (9) perwakilan masyarakat desa Kare mendatangi kantor DPRD kabupaten Madiun untuk menagih janji terkait lahan PT. Perkebunan Kopi Kandangan 20 persen untuk kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut dipicu adanya pembabatan liar yang berlokasi di atas villa Kandangan yang diduga didanai oleh pihak investor.

Damis, salah satu perwakilan Desa Kare menyampaikan kita ini tidak ada maksud untuk memusuhi PT. Perkebunan Kopi Kandangan, masyarakat hanya minta pembabatan liar yang melibatkan investor dihentikan sebelum deal 20% lahan Kandangan untuk kesejahteraan masyarakat desa Kare seperti yang di janjikan.

“Selanjutnya supaya tidak ada gejolak dibawah, kami memilih jalur birokrasi dengan mendatangi wakil rakyat yang notabene sebuah wadah sebagai penampung aspirasi masyarakat. Alhamdulillah team 9 diterima dan insyaallah besok tanggal 8 Oktober 2020, DPRD kabupaten Madiun yang diwakili Komisi B akan sidak di perkebunan kopi kandangan,” tambah Damis.

Di tempat berbeda, sinder kandangan Eko Yulianto ketika di konfirmasi menyampaikan 2 minggu yang lalu membenarkan ada pembabatan seluas 4,6 ha yang rencananya akan ditanami porang sambil menunjukan whatsapp yang berisi surat perjanjian yang ditandatangani Yudi Prasetyo selaku ADM Kandangan, Eko yulianto selaku kepala bagian (sinder) Afdeling Kempo dan Ismadi selaku pihak pembabat.

“Saya ini hanya bawahan dan siap menjalankan perintah pimpinan,” kilah Eko Yulianto kepada wartawan Republik News.

Sementara itu Darsyanto salah satu perwakilan team 9 menjelaskan tujuan kami baik dan Insyaallah akan mendapat hasil yang baik, kami hanya ingin menuntut hak kami menurut undang-undang yang ada, tidak lebih dari itu dan kebetulan masyarakat Kare pernah dijanjikan oleh Bupati Madiun pada tanggal 27 tahun 2018 di pendopo desa Kare yang isinya “untuk kesejahteraan masyarakat Kare saya selaku Kepala daerah akan membantu memperjuangkan 20 persen lahan kandangan untuk kesejahteraan masyarakat Kare” dan gerakan ini intinya itu.

“Karena itu masyarakat Desa Kare nagih janjinya Bupati untuk hal lain yang berkaitan dengan Kandangan saya gak mau tau. Saya percaya Bupati akan menepati janjinya karena ini sesuai dengan salah satu visi misi kabupaten madiun tentang “Mandiri dan sejahtera” pungkas Darsyanto.

Ditempat yang sama kepala Desa Kare Sunarno menjelaskan selama perjuangan ini untuk kesejahteraan masyarakat kare, dalam hal ini pemerintahan desa Kare akan mendukung dengan satu catatan tidak ada anarkis, tetap rukun dan diselesaikan dengan musyawarah untuk mencapai mufakat demi kesejahteraan masyarakat Desa Kare.

Dalam kesempatan ini Ketua komisi B Wahyu Hidayat yang menerima perwakilan masyarakat desa kare akan segera menindaklanjuti aspirasi ini dengan mengadakan sidak pada tanggal 8 oktober 2020 di perkebunan kopi Kandangan dan mengajak semua OPD terkait untuk datang ke PT. perkebunan kopi Kandangan agar aspirasi masyarakat ini bisa tertangani dengan baik. (Yon)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *