Penggerebekan Lokasi Sabung Ayam Dianggap Hanya “Ludrukan” Oleh Nitizen, Begini Pesan Tegas Kapolres Jombang

Caption: Lokasi Sabung Ayam saat penggerebekan dan Layanan KANDANI untuk masyarakat

Jombang, (Suryamojo.com) – Upaya Polres Jombang untuk menciptakan Kabupaten Jombang bebas dari segala bentuk perjudian dengan melakukan penggerebekan beberapa lokasi sabung ayam beberapa waktu lalu, mendapat komentar beragam dari Nitizen.

Selain komentar dukungan agar Jombang bebas dari perjudian, tidak sedikit pula nitizen yang menilai tindakan tersebut hanya “Ludrukan” alias hanya sandiwara, karena nitizen meyakini tidak lama lokasi sabung ayam akan beroperasi lagi.

Selain itu, beberapa nitizen juga menilai penggerebekan lokasi perjudian sabung ayam tidak serius dan tebang pilih. Karena saat penggerebekan sama sekali tidak dapat menangkap pelaku dan hanya mendapat sedikit ayam dan kurungan.

“Lapo see atek di gerebek barang..klu niat grebek yo jangan tebang pilih poooos..jenisnya sama..pasal judinya sama knp kok grebeknya gak stiap lokasi sabung ayam knp hrs di pilih2 hatiku bertakon takon,” ungkap salah satu nitizen.

Lah nanggungan ndiwek kok ora di obyak…ada apa ini, tambah salah satu nitizen.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Jombang melalui Kasi Humas IPTU Qoyum menyampaikan kalau memang masih ditemukan hal yang sama maka akan dilakukan tindakan pidana.

“Bapak Kapolres sudah menegaskan bahwa tidak ada judi di jombang, kalau ada anggota dibelakangnya dan terbukti maka akan diproses,” tegasnya.

Untuk mencegah hal tersebut, Makanya perlu kerjasama masyarakat untuk memberikan informasi jika ada hal yang mengganggu ketertiban umum.

“Sampaikan saja, kan sudah ada layanan KANDANI. Biar polisi tau dan bisa menindak lanjuti informasi dari masyarakat, tentunya harus info yang valid,” tambah IPTU Qoyum. (Yon)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *