Dialog Kebangsaan di Situbondo, Jaga Keutuhan NKRI, Waspadai Paham Radikalisme dan Sukseskan Pilkada Damai

 

Situbondo, (Suryamojo)  – Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) menjadi salah satu narasumber dialog kebangsaan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Ibnu Kholdun Al-Hasyimi di desa Widoropayung kec. Besuki Kab. Situbondo, Sabtu (14/4/2018)

Dialog kebangsaan yang mengambil tema “Meneguhkan Peran Pesantren dalam Menjaga Keutuhan NKRI di Era Millennial” ini bertujuan untuk memberikan penjelasan dan pemahaman atas legalitas pesantren dalam perspektif kehidupan bernegara.

Selain itu Pengasuh Ponpes Ibnu Kholdun Al-Hasyimi Kyai Drs. Agus Aly Fikri menyampaikan selain membahas keutuhan NKRI, dialog ini juga membahas peran aktif TNI Polri bersama Pesantren dalam menangkal paham Radikalisme yang membahayakan atau mengancam keutuhan NKRI.

Sebagai narasumber diantaranya adalah Hakim Agung MA RI Artidjo Alkostar, Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng), Dandim 0823 Sirubondo Letkol Inf. Ashari, SPd, Ketua Komisi D DPRD Jatim Ahmad Hadinuddin dan Dekan Fakultas Hukum Unej Dr. Nurul Ghufron, SH, MH.

Pada kesempatan penyampaian materi, Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) mengangkat pembahasan terkait permasalahan yang dihadapi bangsa saat ini yaitu pemanfataan media sosial. Di eras saat ini ditemukan penyalahgunaan media sosial sebagai media untuk menyebarkan hal yang sifatnya In-Toleransi, Terorisme, paham Radikalisme dengan sanagt mudahnya ditemuakan dan bisa diakses masyarakat secara umum.

Kemudahan akses konten media sosial ini harusnya dibarengi dengan sikap masyarakat yang lebih bijak, lebih waspada dan memberikan pemahaman kepada masyarakat awam, remaja, generasi muda agar tidak mudah terpengaruh terhadap postingan yang dapat memecah belah persatuan bangsa, NKRI.

“ Polri sendiri khusunya Polres Situbondo melakukan langkah-langkah antisipasi dengan membentuk grup SmartNetizen yang mendukung aksi nyata melawan Hoax, provokasi dan sara tidak hanya dalam Pilkada 2018 namun sepanjang waktu memberikan informasi kepada masyarakat melalui media sosial “ ungkap AKBP Sigit.

Baca juga  Kasdam Brawijaya Dampingi Kunjungan KASAD di Gunung Lawu

Kapolres juga sangat mengapresiasi kerja sama Polri dan NU sebagai wadah Pesantren di Jawa Timur dibidang cyber dengan Cyber Troops Polri dan Cyber NU bersama-sama untuk memerangi hoax, ujaran kebencian, isu sara dan provokasi serta menyampaikan informasi kepada masyarakat yang benar dan tidak menyesatkan.

Sebagai narasumber Hakim Agung MA RI Artidjo Alkostar dalam dialog kebangsaan ini membahas tentang korupsi yang bersumber dari rusaknya akhlak. Usai materi dilanjutkan dengan tanya jawab, kemudian pembacaan sholawat, yel-yel cinta tanah air dan menjunjung tinggi lambang Negara Pancasila serta ditutup dengan doa bersama. (Febe Prima/Yoni Alfiansyah)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *