Ibadah Jumat Agung di Gereja Allah Baik (GAB) Mojokerto

 

Mojokerto, (Suryamojo.com) –
Tampak anggota TNI-Polri dan pihak keamanan lainnya berjaga-jaga di area sekitar Gereja Allah Baik (GAB) Mojokerto di jalan HOS Cokro Aminoto no. 7 Kota Mojokerto untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam ibadah Jumat Agung. Jumat Agung adalah Hari Jumat sebelum Minggu Paskah, hari peringatan Penyaliban Yesus Kristus dan wafatNya di Golgota. Jumat (30/3/2018) sore.

Ini merupakan kebaktian Jumat Agung yang kedua yang diselenggarakan Gereja Allah Baik (GAB) Mojokerto, Selain kegiatan ibadah sore ini, tadi pagi pukul 06.30 WIB juga digelar kebaktian peringatan Jumat Agung.

Dalam khotbahnya Pdt. Dr. (H.C.) Hardjo Hosea, S.Th membacakan Kitab Wahyu 1 : 17-19 yang mengatakan (1:17) Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, (1:18) dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. (1:19) Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

“Bukan hanya sekedar merayakan Jumat Agung, tapi sebagai umat Kristiani harus mengerti apa arti Jumat Agung. Lukas 22 : 42-44,” kata Pdt Hardjo Hosea menjelaskan.

Selain puji-pujian juga ditampilkan drama penyaliban Yesus. Dan sebagai penutup rangkaian ibadah Jumat Agung adalah Perjamuan Suci.(Febe Prima/Yoni Alfiansyah)

Baca juga  Pimpin Rakor Program TMMD, Mayjen TNI Rafael: TMMD Bagian Aktualisasi Budaya Gotong-Royong

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *