Viral! Pembobol Rumah Ilmuwan Juara Dunia Belum Tertangkap, Korban Lapor Kapolri

 

Tembung, (Suryamojo.com) – Sebuah video yang memperlihatkan kributan warga mengejar maling viral di media sosial minta bantuan kepada Pak Kapolri, Kabareskrim dan Kapolsek Percut Sei Tuan.

Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @M Ja’far Hasibuan Juara Dunia, Rabu (05/01/2022), tampak warga berlarian mengejar maling dan suara teriakan maling.

Berdasarkan keterangan dalam video, disebut telah telah terjadi Kemalingan di Jl. Bustamam No.160, Tembung, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Tepat Pukul 15:00 Wib, dengan total kerugian 60 juta.

Tolong Pak Kapolri, Kabareskrim dan Kapolsek Percut Sei Tuan datang kesini segera tangkap pelakunya.

Ternyata Video itu di unggaah oleh pemilik akun tiktok @M Ja’far Hasibuan Juara Dunia_, . Dan yang menjadi korban kemalingan seorang Muhammad Ja’far Hasibuan (30), merupakan anak bangsa Berprestasi Dunia dengan segudang Prestasi Dunia Ilmuwan Kelas Dunia Penemu Biofar SS sudah banyak mengharumkan nama Indonesia di luar negri namun rumahnya masih dibobol maling pada Rabu (05/01/2022) siang.

Tiga unit mesin penggiling produksi, Pagar Besi lima unit, Gendongan Pakain dua unit, Kreta Sorong, Blender, Kompor Gas, Kuwali, alat alat penelitian obat herbal kulit, dan lainnya raib dibawa maling.

Saat kejadian, rumah dan gudang penelitian yang dalam keadaan kosong di belakang. Pasalnya, penyewa gedung dan rumah, istri dan anak sedang pergi bekerja di depan Klinik Kesehatan Kulit di Jl. Bustaman.

Ilmuwan Dunia Juara Dunia mengatakan, awal diketahui rumah dan gedung di belakang dibobol maling setelah dia diberitahu tetangganya yang curiga maling naik ketembok pagar setinggi empat meter di belakang bersama pekerjanya tukang saat merenovasi rumahnya di belakang. Padahal, tetangganya mengetahui kalau rumahnya dalam keadaan kosong.

Baca juga  Wordpress test

Kata tukang, pak ada kehilangan besi sebut ke tetangga, jiren tetangga langsung memanggil saat saat Ilmuwan Sedang bekerja menerima pasien di depan.

“Saya di datangin tetangga bahwa rumah dan gedung di belakang saya kemalingan, saya langsung bergegas berlari melihat kebelakang pintu sudah di dobrak terbuka dan lari mengejar maling berteriak sekuat kuatnya, lalu warga berdatangan membantu mengejar si maling. Saat pengejaran bersama warga maling langsung kabur sembunyi dan meninggalkan barang bukti seperti pagar besi tangga, pakaian dan alat alat penelitian. Selain itu malingnya meninggalkan berupa sandal dua pasang milik pelaku. Diperkirakan pelaku lebih dari dua orang bekerjasama memantau dari depan muka belakang jalan lalu mendobrak pintu mengangkat barang curian ke belakangan menggunakan tangga dari tembok belakang setinggi empat meter itu,” ujar Ilmuwan Dunia Juara Dunia yang harumkan nama bangsa itu jika ini kejadian ke 4 kalinya.

Menghubungi Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M.Agustiawan ST.SIK.

Halo Pak Kapolsek Nomor Bapak Dapat dari mabes polri kenapa sudah di hubungi Cal Center Premanisme Polsek Percut Sei Tuan sudah puluhan kali di telpon gak diangkat dengan nomor +62822744658xx. Alhamdulillah nomor bapak di kasih dari mabes polri agar menelpon bapak bahwa kami kemalingan, tepatnya di Jl. Bustama No.160, Tembung, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara langsung di tanggapin baik. Pak sudah kami serahkan no bapak ke piket Reskrim hari ini.

Tak lama Tim Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dan Tim INAFIS datang.

Petugas Satreskrim Posek Percut Sei Tuan mendatangi lokasi pencurian tempat penelitian Juara Dunia di Jl.Bustaman. Rabu (05 /01/2022) siang. Garis polisi telah dipasang di tempat kejadian perkara.

Baca juga  Polres Jombang Amankan 17 Tersangka Curanmor beserta 34 Barang Bukti Hasil Kejahatan

Pantauan di lapangan, sejumlah polisi berpakaian sipil (preman) mengambil barang bukti dan menggali keterangan dari saksi-saksi. Sementara sejumlah polisi berpakaian dinas menjaga lokasi agar steril.

Polisi Amankan Barang bukti yang di curi dan dua pasang sandal diduga milik pelaku.

Belum diketahui identitas korban maupun pelaku. Sejauh ini juga belum ada keterangan apakah pencurian itu terkait dengan tindak pidana pencurian kehilangan harta benda. Polisi belum memberikan keterangan resmi.

Tim inafis polsek Percut Sei Tuan menemukan sidik jari terduga pelaku pencurian yang tertinggal di tembok saat naik ke tangga dan di luar tembok. Polisi juga telah mengambil sejumlah keterangan warga di sekitar lokasi kejadian dan memeriksa beberapa orang saksi diantaranya dan mengintrogasi korban pencurian.

Memohon Bantuan Kepada Bapak Kapoldasu dan Kapolri

Ilmuwan Dunia berharap agar pelaku segera ditangkap, karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Muhammad Agustiawan yang langsung tanggap dan merespon cepat laporan kami. Ini sudah hari ke lima namun pelaku belum tertangkap. Saya berharap pak Kapolda Sumut dan Bapak Kapolri Turun Tangan menangkap pelakunya yang sudah sangat meresahkan warga, ujar Ilmuwan Dunia Muhammad Ja’far Hasibuan yang sering harumkan nama Negara di mata dunia kepada media nasional.

Kerugian enam puluh juta di taksiran harga barang barang penelitian herbal yang berhikangan dan membuat laporan resmi Tanda Bukti Lapor Nomor:STTLP/27/I/2022/SPKT PERCUT Terlapor LIDIK,DKK Kerugian enam puluh juta rupiah waktu lapor 05 Januari 2022 Pukul 19.17 Wib ungkap Ilmuwan Menangis histeris saat di hubungi media.

Sumber:
Viral Maling Di Tembung Tinggalkan Barang Bukti Di Kejar Massa dan Pelaku Belum Dapat Di Tangkap

Baca juga  Wordpress test

Tonton:https://vt.tiktok.com/ZSexXhXbW/. (Yon)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *