Forkopimda Kabupaten Jombang Gelar Silaturahmi Ngopi Bareng SEMAR
Jombang, (Suryamojo.com) – Jajaran Forkopimda kabupaten Jombang kembali menggelar kegiatan silaturahmi bersama elemen masyarakat. Kali ini Forkopimda menggelar ngopi bareng Semangat Masyarakat Relawan (Semar) bertempat di Gedung Swagata kabupaten Jombang, Rabu (05/12/2018) pukul 08.00 WIB.
Kegiatan silaturahmi ngopi bareng di hadiri Wakil Bupati Sumrambah, Kapolres atau yang mewakili Waka Polres Kompol Budi Setiyono beserta PJU, Dandim 0814 atau yang mewakili, Ketua Pengadilan Negeri Jombang Hj. Hera Kartiningsih, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang atau yang mewakili, Sat Radar 222 Kabuh atau yang mewakili, Asisten III, kepala dinas Sosial, Kesbangpol, kasat POL PP, serta 20 perwakilan Semangat Masyarakat Relawan kabupaten Jombang.
Wakil Bupati Sumrambah membuka acara dengan menyampaikan bahwa kegiatan ngopi bareng ini rutin dilaksanakan setiap hari Rabu ditempat berbeda dengan elemen masyarakat yang berbeda. Saya sangat berterima kasih kepada Polres Jombang khususnya Kapolres dengan adanya kegiatan ini, selain sebagai ajang silaturahmi antar Forkopimda, kegiatan ini sebagai ajang bertatap muka langsung dengan masyarakat terkait unek – unek, usulan, atau masukan di sekitar kabupaten jombang.
Waka Polres Kompol Budi Setiyono menambahkan berterima kasih kepada relawan, karena relawan dibutuhkan kepolisian, bahkan relawan bisa hadir duluan dibanding kepolisian. Relawan seperti Semar sangat dibutuhkan dalam rangka membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Dengan adanya kegiatan ngopi bareng ini, diharapkan bisa menjadi wadah penyampaian aspirasi, unek-unek, atau masukan untuk pemerintahan, kepolisian, serta Dinas- dinas terkait di kab jombang”, terang Kompol Budi Setiyono.
Amin anggota Semar menyampaikan rasa syukur karena baru tahun ini diakui dan diajak kumpul bareng pejabat, karena selama tidak pernah diundang dalam even apapun. Kegiatan Semar selama ini dengan mengadakan urunan sendiri jika menuju lokasi atau TKP terjadinya bencana. Disamping itu, selama ini kami menggunakan satu Tower Pancang yang ada di Wonosalam sebagai sarana informasi, dan itupun belum memiliki ijin. Kami mohon kepada Forkopimda untuk memberi solusi terbaik buat kami, sehingga bisa membantu masyarakat dengan maksimal.
Ahmad Said menambahkan bahwa Semar berdiri dan aktif sejak tahun 2015. Kami minta diakui dan diberikan bantuan perlengkapan saat penanggana musibah. Diantaranya penambahan Senzo karena hanya memiliki 1 sebagai penyelamatan saat ada puting beliung. Selanjutnya pelampung, helm, serta perahu karet. Disamping itu, setiap tahun Semar membuat pos pantau khususnya menjelang hari raya. Kami membantu dalam mengurai kemacetan.
Menanggapai terkait perijinan Tower, Wakil bupati Sumrambah menhimbau kepada dinas terkait segera memback up terkait perijinan, karena pentingnya tower sebagai sarana komunikasi dalam membantu masyarakat yang mendapat musibah.
“Terkait Pelampung, saya akan membantu secara pribadi 10 biji pelampung. Untuk dananya bisa diambil langsung seusai acara ini”, terang Mas Rambah.
Untuk masalah bantuan lainya, diharapkan pengurus Semar segera koordinasi dengan dinas terkait untuk membuat proposal pengajuan tahun 2019, tambah Wabup.
Menanggapi terkait Tower, Waka Polres Kompol Budi Setiyono menambah kan akan berkoordinasi dengan Kominfo, karena menyangkut Frekuensi, karena jika tidak tepat bisa mengganggu penerbangan udara (Pesawat Yang Melintas_red).
“Terkait pelatihan dalam menangani korban bencana atau kecelakaan, kami akan usulkan kepada Satlantas agar bisa memberikan pelatihan kepada relawan”, tambah Kompol Budi.
Asisten III Hartono menyampaikan terima kasih kepada relawan yang selama ini sangat membantu pemerintah kabupaten jombang. Terkait tower, selama digunakan untuk kemanusian, kita tidak akan mempermasahkan perijinan, dan Untuk perijinanya akan kita bantu semaksimal mungkin. Untuk bantuan pelampung, peralatan tersebut itu sangat dibutuhkan, untuk itu kita akan usahakan dengan mekanisme yang terbaik agar segera mendapat pelampung.
“Selain musibah bencana, yang tidak kalah penting adalah kabupaten Jombang saat ini Darurat narkoba. Diharapkan relawan juga bisa membantu dalam mengatisipasi peredaran narkoba yang masuk dari luar Jombang. Karena kabupaten Jombang mendapat predikat nomer 2 se jawa timur terkait darurat narkoba”, tambah Asisten.
Di penghujung acara, Waka Polres berpesan dengan adanya kegiatan ini, tidak ada terjadi gap atau kesalahpahaman antara masyarakat dengan Forkopimda. Dengan kegiatan silaturahmi ini bisa komunikasi langsung tanpa harus demo yang pasti merugikan diri sendiri dan orang lain.
Semoga kedepan kita bisa bekerjasama dengan baik dalam membantu masyarakat dan menjadikan jombang lebih baik”, terang Waka Polres.
Seusai acara, Forkopimda bersama undangan beramah tamah, foto bersama, serta memberikan bingkisan kenang-kenangan kepada tamu undangan yang hadir. (Yon/Pur)



Komentar Terbaru