DPD PPDI Temukan Dugaan Proyek Fiktif Perpustakaan Desa
Foto: Sunari, Jubir DPD PPDI didampingi pengurus dan anggota saat menggelar jumpa pers
Jombang, (Suryamojo.com) – Komitmen Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPD PPDI) mendukung Bupati dan Wakil Bupati mewujudkan Kabupaten Jombang bebas dari korupsi dan Anti Pungli, membuat seluruh pengurus dan anggota DPD PPDI bekerja extra keras.
Ini dibuktikan dengan temuan anggota DPD PPDI terkait dugaan fiktif proyek perpustakaan desa yang saat ini sedang ditangani Kejaksaan Negeri Jombang.
Sunari, Jubir DPD PPDI saat menggelar jumpa pers menyampaikan bahwa kami menemukan ada 2 desa yang menata buku buku perpustakaan desa setelah adanya penyidikan oleh Kejaksaan. Dua desa tersebut yaitu Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso dan Desa Bendungan, Kecamatan Kudu.
“Terkait temuan kami dilapangan, menunjukan adanya indikasi penyelewengan Dana Desa (DD) yang dilakukan Kepala Desa dengan dalih pengadaan perpustakaan desa. Kami berharap Kejaksaan Negeri Jombang bisa bekerja maksimal untuk menangkap serta mengadili kepala desa pelaku penggelapan dana dan aktor utama pembuat kebijakan perpustakaan desa tersebut”, tegas Sunari.
Suwito, Sekretaris DPD PPDI menambahkan jika kami sudah menemui kepala desa Jatigedong dan Bendungan terkait munculnya perpustakaan dadakan, namun kedua kades menjawab tidak tau menahu masalah penataan buku-buku perpustakaan tersebut.
“Saya tidak mengetahui perihal penataan buku buku perpustaan tersebut, karena saya kepala desa baru yang menggantikan kepala desa lama. Saya juga tidak tau darimana buku-buku tersebut berasal dan dananya darimana untuk mendatangkan buku sebanyak itu”, tutur Suwito menirukan ucapan Kades Bendungan Widiyanto.
Untuk itu, kami akan terus berjuang membantu Kejaksaan dan Pemkab mewujudkan Kabupaten Jombang bebas dari korupsi dan anti pungli, pungkas Sunari. (Yon)
Komentar Terbaru