Komisi E Sidak Pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 9 Surabaya

 Surabaya, (Suryamojo.com) – Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim langsung memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMA Negeri 9, SMAN I, dan SMAN 2 Surabaya, Selasa (10/4/2018).

Dalam pelaksanaan sidak UNBK, langsung dipimpin oleh ketua Komisi E Hartoyo, Wakil Ketua Suli Daim, dan Anggota Komisi E lainnya Heri Sugiono, Reno Zulkarnaen, Abdul Halim serta didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rahman, didampingi kepala Sekolah SMAN 9, SMAN 2, dan 1.

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hartoyo ditemui usai sidak mengatakan sidak ini dilakukan untuk untuk melihat apa saja yang menjadi kekurangan dalam pelaksanaan UNBK. “Untuk dua hari pelaksanaan UNBK ditingkat SMA berjalan dengan lancar dan tidak ada gangguan,”ujarnya.

Untuk sistem komputerisasi di SMAN negeri 9,  SMAN 2, dan SMAN 1 juga berjalan dengan lancar. Karena dilakukan dua sesi UNBK, begitu juga untuk listriknya juga tidak ada gangguan. “Apabila terjadi gangguan UNBK panitia pelaksana UNBK juga sudah mengantisipasinya. Dimana panitia di SMA  komplek tersebut juga menyediakan cadangan soal di dalam komputer, dan listrik juga disediakan genset,”ujarnya.

Terkait pelaksanaan UNBK di Jatim dengan sistem Smartphone, ia mengatakan sampai saat ini untuk SMA/SMK belum ada yang menggunakan android tersebut. “Selama komisi E sidak mulai dari Bojonegoro beberapa hari kemarin hingga sekarang UNBK berjalan dengan lancar dan tanpa ada gangguan baik komputer serta Listrik,”ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi E, Abdul Halim menyatakan secara prinsip pelaksaan UNBK di Jatim berjalan dengan lancar. Dan diharapkan pelaksanaan UNBK ini juga berjalan sampai akhir tidak ada kendala apapun.

Lebih lanjut Abdul Halim mengatakan, untuk masalah pelaksanaan UNBK yang kekurangan Komputer ini harap dimaklumi, karena keterbatasan anggaran. Diharapkan UNBK kedepan pelaksanaan komputer di sekolah harus terpenuhi, sehingga pihaknya tidak ada lagi mendengar masalah kendala komputer.

Baca juga  Rapat Pleno Dharma Wanita Persatuan Disdikbud Jombang Gelar Workshop Bijak Mengelola Sampah Rumah Tangga

Selain itu pihaknya juga meminta, kepada SMA dan SMK untuk menyediakan genset hal ini untuk mengantisipasi yang tidak diinginkan saat pelaksanaan UNBK kedepannya. “Meski dinas pendidikan sudah MoU dengan PLN tapi ini perlu diantisipasi kedepannya saat pelaksanaan UNBK,”ujarnya

Kepala SMAN 9, Drs Shadali mengatakan untuk pelaksanaan dua hari UNBK di SMAN 9 berjalan dengan lancar baik komputer dan listriknya tidak ada gangguan sama sekali.

Lebih lanjut, UNBK di SMAN 9 ini diikuti 229 siswa dan ujian UNBK ini dilakukan dua sesi. Yaitu sesi pertama ini dilakukan mulai pukul 8.30 – 9.00 WIB, dan sesi dua dimulai pukul 11.00 – 12.00 WIB. “Untuk komputer di SMAN 9 sudah terpenuhi semua dan tidak ada siswa yang tertinggal UNBK,”ujarnya. (Febe Prima/Yoni Alfiansyah)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *